4 Perbedaan Sistem Kerja Karburator Dan Sistem Injeksi

Karburator memang menjadi andalan sebelum munculnya sistem injeksi yang sekarang mulai banyak digunakan. Karburator merupakan salah satu komponen penting pada mesin berbahan bakar bensin, khususnya pada sepeda motor. Namun, seiring perkembangan jaman karburator sudah mulai di tinggalkan oleh pabrikan motor. Para produsen motor tersebut sudah mulai beralih menggunakan sistem injeksi yang cara kerjanya telah diatur oleh sistem kelistrikan rumit untuk mendongkrak tenaga mesin dan membuat bahan bakar menjadi lebih irit. Sistem injeksi ini mampu membaca sinyal dari sensor yang terdapat pada mesin sepeda motor. Dengan sistem injeksi ini, bahan bakar bisa lebih diatur sesuai dengan kebutuhan motor sehingga tidak ada lagi pemborosan bahan bakar yang terbuang.

Pada dasarnya, kegunaan dan tugas dari karburator dan sistem injeksi adalah sama, yaitu mencampur udara bersih dengan bensin secara tepat agar terjadi pembakaran sempurna di ruang pembakaran mesin.

Lalu, apakah yang membedakan karburator dengan sistem injeksi? Ya, cara kerja dari kedua sistem inilah yang membedakan, perbedaannnya yaitu :

Perbedaan Sistem Kerja

karburator vs injeksi

sumber : pagiracingsport.blogspot.co.id

  1. Dalam proses pencampuran bahan bakar dengan udara
  • Pada karburator : pencampuran bahan bakar pada sistem karburator karena adanya kehampaan udara di ruang bakar yang terjadi karena adanya langkah hisap piston
  • Pada sistem injeksi : Injektor akan mencampur bahan bakar dengan udara sesuai perintah dari ECM yang diatur atas pertimbangan sinyal dari sensor-sensor yang tersebar di seluruh mesin dan knalpot
  1. Saat mesin dingin
  • Pada karburator : biasanya menggunakan choke untuk membuat ruang bahan bakar menjadi terisi dengan bensin. Dan choke ini harus diaktifkan untuk menghidupkan mesin kendaraan.
  • Pada sistem injeksi : mengandalkan sensor temperature yang telah terpasang dan akan melaporkan keadaan mesin ke ECM agar ECM memerintahkan injektor untuk mengisi campuran bensin.
  1. Pada saat kendaraan berakselerasi
  • Pada karburator : Terdapat nosel akselerator yang digunakan untuk menambah aliran bahan bakar pada saat throttle gas di buka secara tiba-tiba.
  • Pada sistem injeksi : sensor throttle position yang ada akan mengirimkan sinyal laporan ke ECM jika adanya pembukaan throttle secara mendadak, lalu injektor yang di perintahkan ECM akan menambahkan aliran bensin.
  1. Pada saat kecepatan tinggi
  • Pada karburator : main jet dan pilot jet akan terbuka secara maksimal untuk menghasilkan tenaga yang besar.
  • Pada Sistem Injeksi : sensor throttle position dan sensor pada intake manifold akan mengirimkan sinyal ke ECM, lalu ECM akan menambah campuran bensin untuk menciptakan daya keluar maksimal.

Sebenarnya, di setiap kendaraan pasti ada komponen penyuplai bahan bakar. Komponen ini bertugas mencampur bahan bakar yang akan di teruskan pada ruang pembakaran mesin, komponen ini biasa di sebut dengan nama karburator.Namun, sekarang ini banyak pabrik-pabrik yang telah meninggalkan sistem karburator dan beralih ke sistem injeksi.

Perbedaan antara sistem karburator dengan injeksi hanya dalam proses pencampuran bensin untuk menuju ke ruang pembakaran. Pada sistem injeksi sudah menggunakan piranti elektronik seperti injektor yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran. Sedangkan pada karburator masih menggunakan pergerakan piston pada silinder yang menghasilkan daya hisap. Sistem injeksi juga dapat mengatur volume bensin yang disemprotkan dengan kebutuhan mesin sehingga menjadi lebih efisien. Oleh sebab itu, sistem injeksi bisa menjadi lebih irit bagi kendaraan.

Dynamometer Indonesia adalah perusahaan penyedia dynamometer di Indonesia. Salah satunya adalah menjual alat gasoline engine dynamometer yang dapat mengetahui performa mesin khusus bahan bakar bensin. Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kami melalui chatting interaktif atau email dan nomor telepon yang tertera pada website.




Produk Terkait dengan artikel 4 Perbedaan Sistem Kerja Karburator Dan Sistem Injeksi

The D57 Series Dynamometer: D557SG
The D57 Series Dynamometer: D557SG
The D57 Series Dynamometer: D357SG
The D57 Series Dynamometer: D357SG