Chassis Dynamometer, Pengujian Kendaraan Menjadi Praktis Dan Akurat

Dynamometer Indonesia – Semakin berkembangnya dunia otomotif dan semakin banyaknya kendaraan dengan berbagai jenis dan merek. Serta mempunyai keunggulan masing-masing terutama dalam hal mesin yaitu kecepatan, kekuatan dan daya tahan. Sebab itu, para pengguna kendaraan harus tahu kecepatan minimal dan maksimal dari kendaraan mereka.

Dan ada juga yang tidak puas dengan spesifikasi mesin yang dikeluarkan dari pabrik sehingga mereka memodifikasi kendaraan mereka sendiri sehingga mereka perlu tahu hasil dari modifikasi tersebut efektif atau tidak? , maka Perlu kita lakukan pengujian pada mesin tersebut.

Cara manual untuk mengetahui hasil tersebut adalah kita mencoba sendiri di suatu trak untuk mendapatkan kecepatan maksimal dari kendaraan yang telah kita modif dan cara ini terdapat banyak sekali resiko seperti kecelakaan yang membahayakan nyawa si pengendara atau biasa disebut dengan joki dan susah mencari titik maksimal mesin sehingga harus dicoba berulang-ulang sehingga meningkatkan resiko tersebut.

Perempuan diatas bernama Riska Alvionita (19) yang dikenal sebagai salah satu joki balap wanita dari Trenggalek Jawa Timur, Pada hari Sabtu (29/10/2016), Riska Alvionita tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya  menabrak pembatas jalan.

Kecelakaan yang terjadi di Desa Durenan, Dusun Tugu Bacang, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada saat Riska sedang mencoba motor dragnya tanpa menggunakan helm.

Korban yang berasal dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung, pada waktu itu sedang menguji sepeda motor yang biasa digunakan untuk adu kecepatan atau drag race.

Kini telah ada cara praktis dan akurat yaitu dengan menggunakan chassis dynamometer yang bisa menguji kecepatan mesin, pengukuran emisi, akumulasi milechassis dynamometer (MACD), aplikasi bebas getaran keras (NVH atau “Acoustic”), pengujian kompabilitas elektromagnetik (EMC), tes akhir baris (EOL), pengukuran kinerja dan tuning. Yang tentunya, bisa meminimalisir resiko-resiko fatal yang diakibatkan pengujian secara manual.

Sumber Gambar : www.onosokki.co.jp

Pengujian Menggunakan Chassis Dynamometer

Chassis dynamometer adalah suatu perangkat untuk melakukan pengukuran dan pengujian kecepatan konstan, beban jalan, dan kekuatan pada kendaraan. Kendaraan yang ingin di uji cukup hanya dengan memakai perangkat pengekangan dan dan memakai roller pada masing-masing as roda yang merupakan bagian dari chassis dynamometer. Praktis dan mudah tentunya bagi kalian yang ingin mengetahui seberapa cepat kendaraan anda.

Mode dasar yang digunakan pada chassis dynamometer itu ada 3 yaitu :

  • Traksi kontrol gaya adalah mode untuk memegang kekuatan set dari kecepatan dan parameter lainnya sehingga memudahkan kita melihat pergerakan grafik secara langsung
  • Kecepatan konstan (Velocity Control) yang digunakan untuk pengukuran daya statis pada saat pengujian.
  • Beban jalan simulasi yaitu untuk mensimulasikan beban jalan yang sesuai untuk mendapatkan hasil yang baik.

Yang terpenting adalah chassis dynamometer ini dapat digunakan pada semua kendaraan tentunya dengan tetap menyesuaikan roller dengan as roda kendaraan anda agar bisa dilakukan pengujian yang biasa disebut dynotest.

Dynamometer Indonesia menjual berbagai alat dynamometer, jika ada hal yang ingin ditanyakan secara detail dan lebih rinci bisa langsung ke sales@testindo.com.

 

 

 




Produk Terkait dengan artikel Chassis Dynamometer, Pengujian Kendaraan Menjadi Praktis Dan Akurat

SF-832 AWD CHASSIS DYNO
SF-832 AWD CHASSIS DYNO
SF-849 CHASSIS DYNO
SF-849 CHASSIS DYNO
SF-832 CHASSIS DYNO
SF-832 CHASSIS DYNO
SF-610 HEAVY DUTY CHASSIS DYNO
SF-610 HEAVY DUTY CHASSIS DYNO